Urus STNK Motor Hilang

Senin pagi, 29 Mei, jam 8am, tiba di Kantor Samsat Ciputat
Sesuai tujuan awal, mau ngurus STNK Motor yang hilang, untung nya tahun kemarin udah sempat ngurus balik nama Motor ini, jadi udah data atas nama sendiri

Sebelum nya, udah Google dulu, untuk cari informasi, keperluan apa yang harus di bawa pada saat mengurus ini

Tuh, jangan pake Calo, wkwkwkwkw

Syarat:

  • KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi
  • Fotokopi STNK yang hilang (kalau ada)
  • Surat keterangan STNK hilang dari polsek atau polres setempat
  • BPKB asli dan fotokopi

Prosedur:

  • Cek fisik kendaraan. Fotokopi hasil cek fisiknya.
  • Isi formulir pendaftaran.
  • Urus cek blokir (surat keterangan STNK hilang dari Samsat) yang berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak sedang dicari polisi atau diblokir. Hasil cek fisik kendaraan harus dilampirkan.
  • Urus pembuatan STNK baru di loket BBN II. (Semua persyaratan data dan surat keterangan hilang dari Samsat harus dilampirkan).
  • Bayaran pajak kendaraan bermotor. (Lewati kalau sudah bayar).
  • Bayar biaya STNK baru.
  • Ambil STNK dan surat ketetapan pajak daerah.

Semua langkah di atas dilakukan di Samsat terkait, ya. Kecuali pengurusan surat keterangan STNK hilang.

Oh iya, sempat baca di tempel di tembok, untuk pengurusan STNK hilang tanpa KTP, bisa menggunakan SIM, dengan membawa KK asli

Berbekal info diatas, begitu sampai di samsat Ciputat, langsung ke bagian belakang (kebetulan dah beberapa kali kesini, untuk urus mutasi, balik nama, dan bayar pajak)

Langsung ke tempat fotokopi, nanya, apa aja yang perlu di fotokopi untuk mengurus STNK hilang, biasanya mereka udah paham, jadi langsung kasih semua berkas yang diperlukan
Setelah fotokopi, menuju ke bagian cek fisik kendaraan, yang kebetulan berada tepat di depan tempat fotokopi ini
Proses dari fotokopi dan sampai cek fisik ini, lumayan cepat, kira2 20 menit, sudah dapat berkas2 untuk pengurusan nya

Langsung ke bagian depan kantor samsat, ditanya oleh pak Polisi yang bertugas, keperluan nya apa
Ternyata harus beli Materai Rp.6000 dulu, karena ada surat pernyataan yang harus di tanda tangani, dan pakai materai itu
Ama pak Polisi nya sih minta beli 2, tapi ternyata yang di pakai cuman 1, hehe

Selesai beli Materai, langsung ke bagian Registrasi, untuk di buatkan lagi surat keterangan nya, ada form pernyataan kehilangan yang harus di isi, yang memerlukan materai itu

Disini juga tidak terlalu lama menunggu, mungkin hanya 15 menit an, udah di panggil lagi

Di tanya, apa sudah bayar Pajak untuk tahun ini, saya jelaskan kalo masih bulan September 2017, dan yang tahun sebelum nya sudah bayar, jadi ama pak Polisi nya, diminta siapkan dana Rp 100.000 untuk nanti bayar di kasir di atas
Kalo emang belum bayar Pajak nya, tinggal di tambahin aja, pajak yang belum di bayar itu + denda (kalo ada)

Selesai di bagian Registrasi ini, langsung naik ke lantai 2 (loket Perubahan) tunggu di panggil lagi, seperti nya ini proses di cek data kendaraan nya, apakah lagi dalam keadaan bermasalah atau tidak, dan cek blokir
Dari Loket ini, dapat berkas2 lagi, untuk di bawa ke loket lain nya, untuk pengecekan Pajak tahunan, apa ada tunggakan atau tidak
Mungkin karena masih pagi, dan juga masih awal bulan Puasa, emang gak terlalu ramai di Samsat Ciputat pagi itu,pengecekan pajak ini gak sampai 5 menit udah beres, lalu balik kembali ke loket sebelum nya, kembalikan data, dan menuju ke loket selanjut nya (loket peyerahan Notice)

Disini lumayan lama nunggu nya, karena barengan semua, yang pengurusan pajak Tahunan, Yang 5 tahunan, Balik Nama, dll
Setelah di panggil, di kasih kuitansi untuk selanjut nya di bayar di kasir
Di kuitansi nya jelas, biaya yang tertera, sesuai dengan biaya resmi yang di tempel di tembok2 kantor Samsat

Biaya Resmi pengurusan STNK dan BPKB
Kuitansi untuk di bayar di Loket

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selesai menerima kuitansi ini, lalu menunggu panggilan lagi di kasir, setelah bayar, lalu menunggu di panggil lagi di loket terakhir,untuk penyerahan STNK

Total waktu yang di perlukan, sampai STNK selesai, kurang lebih 2 jam, dan biaya nya Rp. 100.000

Semoga info ini bermanfaat, dan gak perlu ragu, untuk ngurus2 sendiri ke kantor Samsat…..

Mei, 2017

Blokir STNK di Samsat

Kali ini, mau sharing lagi, kebetulan baru selesai urus Blokir STNK mobil yang udah di jual
Jadi awal nya, karena abis perpanjang Volvo 940 ku, di Samsat BSD, ada tulisan di kaca yang memberitahukan, kalau mobil di atas 2000cc itu harus lapor terlebih dahulu ke loket khusus, untuk urusan Pajak Progresif

Info di Samsat BSD

Dan saya baru tau, dari Oom google, kalo di Tangerang Selatan ini, pajak progresif nya tergantung dari cc kendaraan, beda seperti di DKI yang berdasarkan jumlah kendaraan nya

Setelah di lakukan pengecekan di loket RC tersebut, ternyata ada kenaikan pajak tahun ini, karena volvo saya dianggap kendaraan kedua dengan cc diatas 2000cc

Wah, langsung teringat, waktu taun 2013 dulu sempat punya BMW 520i ’90 (e34, 2000cc) yang juga atas nama ku, pasti karena itu, makanya pajak Volvo nya jadi naik, hehehehe

Setelah google lagi, nemu banyak cara untuk melakukan blokir STNK di samsat, dan dari hasil baca2, sepertinya gampang, hehe

Akhirnya baru sempat ngurusin setelah Lebaran, yaitu tanggal 19 Juli kemarin

Siang langsung meluncur ke samsat BSD, karena seingatku dulu, waktu balik nama BMW nya di samsat ini, langsung nanya2 ke pak Polisi yang di depan, kalo saya mau blokir STNK mobil yang sudah saya jual sebelum nya

Dijelasin dengan detail oleh pak Polisi yang di depan, kalo hanya bikin surat kuasa dengan materai Rp 6000, di sertai lampiran fotokopi KTP dan KK, kebetulan saya gak ngerti untuk bikin2 surat kuasa gitu, ternyata di tempat fotokopi di bagian belakang dari Samsat, jual form nya, yang tinggal di isi, hehe
Jadi langsung beli disitu aja, dan beli materai nya, biar segera beres urusan nya

Form blokir STNK, setelah di isi data nya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah isi semua data nya dan di tanda tangani, langsung masuk ke dalam samsat, dan menuju ke Loket RC seperti yang di infokan oleh pak Polisi di pintu depan
Eh, ternyata, karena alamat saya di Pamulang, jadi data2 mobil yang mau saya blokir itu ada di samsat Ciputat
Berhubung udah mau jam 2 siang, dan di samsat Ciputat nya tutup jam 2 siang, akhirnya baru keesokan hari nya datang ke sana

Keesokan harinya, kira2 jam 11 an, saya udah tiba di Samsat Ciputat

Sebelum ke loket RC lagi, di minta untuk fotokopi Form yang sudah di materai dan tandatangan tersebut, buat pegangan ke kita juga
Kebetulan untuk urusan Blokir, gak ada antrian di loket nya
Langsung diterima oleh bapak petugas nya, dan di paraf sebagai tanda terima untuk Blokir nya

Paraf setelah form asli diterima

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Udah Beres urusan nya, dan tanpa ada biaya sama sekali, alias GRATIS

Total biaya yang dikeluarkan untuk urus blokir ini, beli Form nya Rp.1000 dan 1 materai 6000 Rp.6000 jadi hanya Rp.7000 saja, hehe

Kalo bisa bikin surat kuasa sendiri, berarti gak usah beli Form nya….

Pamulang, 20 Juli’16

Perpanjang Passport Online

Lagi mau sharing aja nih, pengalaman untuk perpanjang Passport secara Online
Kebetulan, passport yang sekarang masa berlaku nya sampai April 2015, dan setau saya, kalo sudah 6 bulan sebelum habis masa berlaku nya,
maka sudah tidak dapat di pergunakan

Sebelum melakukan pendaftaran secara Online, saya coba googling2 dulu, pengalaman teman2 yang sebelum nya sudah melakukan perpanjangan secara online,
dibandingkan dengan langsung datang ke lokasi

Akhirnya, saya memutuskan untuk mendaftar secara online saja

Yang saya bikin adalah passport biasa, yang 48 halaman, bukan e-passport, karena kalo gak salah, untuk e-passport harus datang langsung ke sana, dan gak bisa online, saya gak menemukan menu nya untuk daftar e-passport

 

– Proses Pendaftaran

Saya langsung menuju ke web Imigrasi untuk pengurusan perpanjang online, link nya disini

Pendaftaran saya lakukan pada tanggal 25 Februari 2015, dengan Jenis Permohonan: Penggantian – Habis Berlaku

Setelah mendaftar, saya mendapat email untuk melakukan pembayaran di bank BNI, sejumlah Rp.355.000

Image and video hosting by TinyPic

Karena kesibukan di akhir pekan, akhirnya saya baru sempat melakukan pembayaran via Bank BNI pada tanggal 1 Maret 2015 nya, dan ternyata di Bank BNI nya ada biaya administrasi lagi sebesar Rp.5000, jadi total yang di bayarkan adalah Rp.360.000

Siang nya, setelah tiba di rumah, saya lalu segera menuju ke halaman konfirmasi pembayaran, yang link nya ada di email pada saat pendaftaran, guna nya untuk memlih hari kedatangan wawancara dan foto

Tetapi siang nya itu, website nya ternyata lagi down, tidak dapat di akses

Image and video hosting by TinyPic

 

Sempat pusing juga sih, soalnya ada keterangan, maks 5 hari setelah pembayaran, harus segera konfirmasi untuk waktu wawancara dan foto, lebih dari itu, maka akan HANGUS, dan mulai proses pendaftaran lagi dari awal, sementara waktu saya untuk mengurus passport ini gak banyak, jadi harus secepatnya memilih waktu kedatangan

Saya sempat bertanya via twitter di account Imigrasi JakSel, di account @Kanim_Jaksel lumayan mendapat jawaban yang memuaskan, dan disuruh langsung datang aja dengan membawa bukti pembayaran, kalau memang website untuk konfirmasi nya masih bermasalah

Ok sampai disini saya rasa masalah nya sudah beres sih, cuman belum kebayang besok nya gimana kalo langsung datang ke kantor imigrasi nya, tanpa memilih waktu kedatangan di website nya

Kira2 jam 7an malam, saya coba aja lagi link yang dari email, dan ternyata kali ini BERHASIL, bisa masuk ke website nya

Langkah pertama adalah memasukkan nomer Jurnal Bank, yang di dapat di kuitansi pembayaran dari bank BNI, lalu memilih tanggal kedatangan, kebetulan keesokan hari nya, yaitu Selasa tanggal 3 Maret 2015, Puji Tuhan, tanggal tersebut masih tersedia, jadi saya langsung memilih untuk datang tanggal itu

Kebetulan, saya memilih kantor Imigrasi yang di Pondok Pinang, karena sepertinya lebih gampang di akses, dari arah BSD, lewat Tol JORR menuju ke sana

UNIT LAYANAN PASPOR WILAYAH I
Jl. Ciputat Raya No.27 RT/RW.005/006, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Telp.(021) 7650719 - 7650715

Setelah proses konfirmasi selesai, saya mendapatkan email lagi, yang berisi surat panggilan untuk datang, sesuai dengan tanggal yang kita pilih, dengan 2 lembar lagi form, data2 yang harus kita isi, seperti Alamat Rumah, Nama Orang Tua, dll, dan 1 lembar lagi form yang sepertinya harus diisi oleh petugas

Langsung menuju ke warnet terdekat untuk print ke 3 surat tersebut, untuk persiapan datang keesokan hari nya

– Proses Wawancara dan Foto

Dari hasil googling yang saya dapat, semua menyarankan untuk datang sepagi mungkin, supaya dapat nomer antrian, juga dari hasil googling, saya mendapatkan info, kalo kuota yang di sediakan oleh kantor imigrasi Pondok Pinang adalah 70 kuota untuk yang datang langsung, 30 kuota untuk yang daftar online dan 10 kuota untuk yang jalur khusus (Lansia, anak kecil di bawah 3thn, yang sakit, dll)

Start dari Pamulang jam 5.15 pagi, sampai di lokasi kira tepat jam 6 pagi

Wuaaaaaaah, ternyata sudah ramai yang antri, hahahahahahaha

Pada naro amplop, rokok, helm, kantong kresek, dll dan di atur berbaris rapi di depan pintu, hehehehe

Image and video hosting by TinyPic

 

Dari info juru parkir, kalo untuk nomer antrian, akan di bagikan di jam 7.30, wah, lumayan juga sih nunggu nya, apalagi saya belum fotokopi untuk ijasah, KK, KTP dan Passport lama, tapi disarankan untuk ambil nomer antrian aja dulu, kalo udah dapat baru bisa keluar lagi untuk fotokopi berkas2, akhirnya jadi naro amplop juga deh disitu, hehe dan ikut antrian, sambil ngobrol2 dengan yang lain, yang pada ngantri

Kurang 5 menit dari jam 7.30, petugas imigrasi nya udah berdiri di depan pintu, sambil membawa mic Toa, untuk memberikan pengumuman

Karena berada agak jauh di belakang, saya kurang jelas juga sih pengumuman apa aja yang di infokan, tapi yang sempat saya denger :

  • kalo yang datang dari Travel, biro jasa, dll untuk segera keluar dari antrian
  • juga yang gak pake kemeja atau baju ber kerah, untuk segera meninggalkan barisan
  • untuk perpanjang passport yang expired nya lebih dari 6 bulan, harus ke kantor Imigrasi JakSel yang di warungbuncit
  • Untuk perubahan nama juga harus ke warungbuncit
  • Semua data fotokopi harus dimasukkan ke dalam amplop Kuning yang akan di bagikan, dan JANGAN memasukkan dokumen ASLI kesitu, karena kalo hilang bukan tanggung jawab dari mereka
  • dll

Setelah itu, pintu di buka, dan nomer antrian mulai di bagikan, yang daftar online juga ada antrian nya khusus, yang di periksa dokumen2 ASLI harus di bawa semua, lalu surat kedatangan di cek tanggal nya, apakah sudah sesuai, dan ada barcode nya untuk di scan, dan nomer Antrian nya keluar, lalu di berikan dengan Amplop berwarna Kuning ,untuk menyimpan semua hasil fotokopi dari dokumen2 yang di perlukan

Image and video hosting by TinyPic

 

Yang datang langsung pada hari itu, diminta untuk antri di lantai 1, dan yang daftar Online, langsung menuju ke lantai 2, untuk wawancara dan foto

Setelah mendapat nomer antrian, saya langsung ke gedung sebelah nya dulu untuk fotokopi, karena yang fotokopi di belakang kantor imigrasi nya malah belum buka

Sampai di atas, ternyata proses wawancara dan foto belum di mulai, di dalam ruangan belum ada aktifitas, dan belum ada petugas nya, jadi kita menunggu lagi, dan yang sudah selesai proses di lantai 1, sudah mulai naik ke lantai 2, untuk wawancara dan foto juga

Kira2 sudah hampir jam 9, ada petugas yang berbaju hitam keluar dari ruangan wawancara, dan memberikan pengumuman, sekali lagi, karena saya duduk nya di tangga, jadi pada saat pengumuman itu gak dengar dari awal

Tapi yang saya tangkap dari pengumuman itu, adalah, untuk yang Online, belum bisa langsung di foto, karena harus menunggu konfirmasi data dari pusat dulu, jadi baru ada beberapa data yang siap di foto, dan untuk yang belum keluar data nya, harap menunggu, wah, langsung suasana menjadi ramai, karena komplain, kalo mereka dah antri dari pagi, sudah bayar, dll

Lalu mulailah di panggil, bukan berdasarkan nomer antrian yang di dapat dari bawah, tapi berdasarkankan nomer permohonan dari internet

Puji Tuhan lagi, ternyata nomer permohonan yang di panggil pertama adalah nomer saya, hehehehehe

Akhirnya saya masuk ke dalam untuk proses foto, dan wawancara, di cek alamat tempat tinggal, apa ada yang salah, dll

Map kuning yang berisi semua fotokopian data, dan passport asli saya serahkan, dan semua proses wawancara dan foto nya SELESAI, hehehe

Saya diminta datang kembali, 3 hari ke depan, yang berarti hari Jumat, tanggal 6 Maret 2015

Jam pengambilan passport, dimulai setiap hari dari jam 13.00 sampai jam 15.30

– Pengambilan Passport

Jumat pagi, tanggal 5 Maret 2015, coba cek ke website imigrasi, untuk status permohonan Passport ku

 
Image and video hosting by TinyPic

 

Sepertinya sudah selesai, nih

Siap2, menuju ke kantor imigrasi Pondok Pinang lagi, karena untuk jadwal pengambilan passport disana di mulai dari jam 13.00-16.00

Kira2 jam 12an, start berangkat dari rumah, tiba di sana jam 12.50, aktifitas di kantor belum di mulai, karena pas jam istirahat, dan waktu nya sholat Jumat

Tapi Satpam yang jaga untuk nomer antrian tetap ada, saya menyerahkan print bukti pembayaran yang dari email, dan seperti biasa, di scan kembali untuk mendapatkan nomer antrian
Image and video hosting by TinyPic

 

Sempat bertemu kembali dengan beberapa pemohon, yang barengan antri di hari selasa, hehe

Ternyata mereka juga sudah selesai di foto dan wawancara, jadi passport nya di ambil di hari yang sama

Setelah mendapatkan nomer antrian, lalu naik ke lantai 2, dan menunggu untuk di panggil kembali oleh petugas nya

Setelah di panggil, di minta untuk cek data di passport, apa sudah betul semua, dan tidak ada yang salah, lalu di minta untuk tandatangan di halaman bagian paling belakang Passport nya

Kita di minta untuk fotokopi Passport baru tersebut, dan menyerahkan kembali ke petugas yang menyerahkan, dan mengisi list pengambilan yang sudah tersedia di Meja

SELESAI

Ternyata, untuk pengurusan Passport Online ini sangat mudah, dan tidak bertele tele

Hanya butuh waktu untuk antri pagi hari, pengambilan nomer untuk wawancara dan foto aja sih, hehe

Oh iya, Passport yang lama sudah tidak di kembalikan, dan ada perubahan warna dasar sampul Passport nya dengan yang lama, dan di bagian halaman2 dalam nya, banyak gambar2, dan tanaman ciri khas Indonesia